Skip to main content
Your First Bug Report Is Closer Than You Think
  1. blog/

Your First Bug Report Is Closer Than You Think

·2 mins·

“What if the distance between you and the thing you want is just one more try?”

Sudah setahun berlalu dari temuan vulnerability pertamaku. Kalau dipikir-pikir lagi, beberapa di antaranya ternyata hal-hal remeh. Berikut beberapa low-effort vulnerabilities yang pernah kutemukan:

Kasus Pertama:
#

  • Buka Wayback Machine, lalu masukin domain target.
  • Scroll dan cari URL lama yang kelihatannya sensitif atau mengarah ke dashboard internal.
  • Coba akses URLnya.
  • Ga sengaja ketemu celah BAC (Broken Access Control). Ternyata endpoint lamanya nggak punya validasi sesi yang bener, berujung ke potensi Mass PII (Personally Identifiable Information) leak.

Kasus Kedua:
#

  • Ada kenalan yang cerita kalau aplikasi yang dia pakai lagi nge-bug.
  • Aku iseng coba buka aplikasinya di browser-ku sendiri.
  • Cuma modal klik kanan > Inspect Element, lalu nge-scan source code dan network tab-nya.
  • Ketemu exposed API key & client secret yang tertinggal dengan jelas di client-side. It’s literally sitting there!

Kasus Ketiga:
#

  • Kasus ini terjadi pas aku lagi nyari dokumen rilis dari sebuah lembaga.
  • Pakai trik Google Dorking tipis-tipis buat nyari file referensi.
  • Ketemu link dokumennya. Terus aku notice, di URL-nya ada parameter document_id sebagai path (misalnya .../doc/1234).
  • Iseng ngubah angka document_id-nya ke nomor acak.
  • Suddenly, malah dapet akses ke dokumen-dokumen internal lembaga dan data pribadi karyawan.

See? Mulai Aja Dulu!
#

Buka browser-mu, buka aplikasi yang rutin kamu pakai sehari-hari. Coba inspect element, scan client-side code-nya, pantau Network tab, atau intip isian cookies-nya.

It’s that simple! Just you and your browser. Beberapa temuan bahkan nggak butuh buat buka terminal atau running Burp Suite sama sekali.

Happy hacking all…

Askarhabibulloh
Author
Askarhabibulloh