Skip to main content
Transforming Old Device into Headless Server Cluster Nodes
  1. doc/

Transforming Old Device into Headless Server Cluster Nodes

·3 mins·

Daftar Isi
#

1. Persiapan Akses Jarak Jauh (SSH & Firewall)
#

Langkah pertama adalah memastikan node bisa diakses jarak jauh dengan aman. Pada tahap ini, yang dibutuhkan hanya SSH server dan izin firewall yang sesuai.

  1. Instal OpenSSH Server:

    sudo apt update
    sudo apt install openssh-server -y
  2. Aktifkan service SSH agar berjalan otomatis saat boot:

    sudo systemctl enable --now ssh
  3. Cek status service untuk memastikan SSH sudah aktif:

    sudo systemctl status ssh

    Status yang diharapkan adalah active (running).

  4. Jika memakai UFW, izinkan port SSH:

    sudo ufw allow ssh
  5. Uji koneksi dari perangkat lain di jaringan yang sama:

    ssh [username]@[server-ip]

Jika ini adalah akses pertama, konfirmasi fingerprint dengan yes, lalu masukkan password user yang valid.

2. Optimasi Hardware Laptop (Lid, Backlight, & Headless Mode)
#

Supaya laptop bekerja seperti node server, sistem sebaiknya tidak bergantung pada monitor internal atau perilaku sleep bawaan laptop.

  1. Masuk ke mode CLI agar sistem boot tanpa antarmuka grafis:

    sudo systemctl set-default multi-user.target
  2. Reboot untuk menerapkan perubahan:

    sudo reboot

    Jika nanti butuh GUI lagi, ubah kembali ke graphical.target.

  3. Agar laptop tidak sleep saat layar ditutup, edit konfigurasi logind:

    sudo nano /etc/systemd/logind.conf

    Aktifkan pengaturan berikut:

    HandleLidSwitch=ignore
    HandleLidSwitchExternalPower=ignore
    HandleLidSwitchDocked=ignore
  4. Muat ulang service logind setelah menyimpan file:

    sudo systemctl restart systemd-logind
  5. Jika layar tetap terbuka tetapi ingin backlight mati otomatis di console, gunakan pengaturan blanking dari GRUB:

    sudo nano /etc/default/grub

    Tambahkan consoleblank=60 ke baris GRUB_CMDLINE_LINUX_DEFAULT:

    GRUB_CMDLINE_LINUX_DEFAULT="quiet splash consoleblank=60"
  6. Update GRUB dan reboot:

    sudo update-grub
    sudo reboot

Setelah itu, console akan otomatis menggelap setelah 60 detik tanpa aktivitas.

3. Manajemen Jaringan (Disabling Wi-Fi & Dedicated LAN)
#

Untuk node headless, koneksi kabel biasanya lebih stabil daripada Wi-Fi. Karena itu, Wi-Fi bisa dimatikan supaya sistem fokus ke interface LAN yang dipakai untuk administrasi dan trafik utama.

  1. Identifikasi interface yang tersedia:

    ip link
    nmcli device status
  2. Matikan Wi-Fi lewat rfkill jika ingin blokir software yang tetap bertahan setelah reboot:

    sudo rfkill block wifi
    rfkill list

    Pastikan statusnya menunjukkan Soft blocked: yes.

  3. Jika memakai NetworkManager, matikan radio Wi-Fi melalui nmcli:

    sudo nmcli radio wifi off
  4. Untuk menonaktifkan interface Wi-Fi hanya pada sesi saat ini, gunakan nama interface yang sesuai dengan perangkat Anda:

    sudo ip link set [wifi-interface] down
  5. Verifikasi bahwa koneksi kabel tetap aktif dan dipakai sebagai jalur utama:

    ip address show [lan-interface]

Jika Anda ingin mengaktifkan Wi-Fi lagi, jalankan sudo rfkill unblock wifi atau sudo nmcli radio wifi on.

4. Tips Administrasi (CLI UEFI Reboot & Safety)
#

Bagian ini berisi perintah administratif yang berguna untuk perawatan node tanpa perlu menyentuh tombol fisik terlalu sering. Gunakan hanya jika sistem memang memakai UEFI.

  1. Reboot langsung ke pengaturan firmware UEFI dari terminal:

    sudo systemctl reboot --firmware-setup
  2. Jika perintah di atas tidak didukung, gunakan opsi GRUB sebagai alternatif:

    sudo grub-reboot "UEFI Firmware Settings" && sudo reboot
  3. Pastikan remote access sudah sehat sebelum mengubah konfigurasi yang berisiko membuat Anda terkunci dari mesin.

  4. Jika Anda ingin hardening tambahan, pertimbangkan untuk menonaktifkan login root dan autentikasi password setelah SSH key sudah siap:

    PermitRootLogin no
    PasswordAuthentication no
    PubkeyAuthentication yes

Perintah firmware hanya relevan pada sistem UEFI. Pada mesin legacy BIOS, akses pengaturan firmware tetap harus dilakukan lewat tombol fisik saat boot.

Askarhabibulloh
Author
Askarhabibulloh